Khasiat Buah Kurma


Kurma (phoenix dactylifera) merupakan sejenis tumbuhan palem yang banyak ditemukan di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara. Buah ini memiliki banyak khasiat. Di Indonesia, kurma mudah ditemukan saat bulan Ramadhan, dan paling direkomendasikan untuk disantap saat berbuka puasa.

Dalam ilmu kedokteran sudah disepakati bahwa zat yang paling dibutuhkan oleh orang yang berbuka puasa adalah gula dan air. Karena selama berjam-jam tidak mendapatkan asupan makanan, glukosa (zat gula) dalam tubuh menjadi berkurang.

Kurma dapat menggantikan kebutuhan zat gula tersebut dengan cepat. Dari penelitian yang dilakukan WHO, zat gula yang terkandung dalam kurma berbeda dengan gula tebu atau gula pasir. Gula pasir mengandung sukrosa yang harus dipecahkan dulu oleh enzim sebelum berubah menjadi glukosa. Sebaliknya, kurma tidak memerlukan proses tersebut karena glukosa pada kurma dapat langsung diolah menjadi energi. Karena adanya kandungan energi siap pakai itulah, kaum muslim dianjurkan mengonsumsi kurma saat berbuka.

Tak hanya itu, buah kurma juga mengandung protein, serat, vitamin A, B, dan C, serta mineral seperti zat besi, magnesium, sulfur, fosfor, kalsium, sodium, dan potasium. Vitamin A dalam kurma membantu menjaga kesehatan mata dan kulit, membantu pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, meningkatkan kekebalan terhadap infeksi, dan menenangkan saraf.

Potasium berfungsi untuk mengatasi masalah stres, sembelit, dan lemah otot.

Untuk anak-anak, kurma berkhasiat mencerdaskan otak. Kurma juga mengandung zat yang dapat menetralisir asam yang ada pada perut. Selain itu, kurma dipercaya dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit bagi penderita demam berdarah. Zat besi dan kalsium dalam kurma dapat mencegah penyakit jantung, stroke, dan kencing manis.

Kurma juga sangat dianjurkan bagi wanita hamil dan menyusui karena zat besi dan kalsiumnya membantu pertumbuhan anak, pembentukan tulang sumsum, dan membantu dalam proses produksi ASI.

Buah kurma dapat menguatkan rahim, membantu mengontrol laju gerak rahim, sehingga kontraksi rahim semakin teratur dan memperlancar proses melahirkan.

Dengan khasiat yang banyak itu, kurma dianjurkan tidak hanya dikonsumsi saat bulan puasa saja, tapi juga di luar Ramadhan. Jadi, sering-sering makan kurma, ya!

Referensi: Kurma, Abu Zubair ZR, Daarut Tauhiid, Untoro

(http://goorme.com)

One response to this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s